Menghidupkan Cinta Rosul di Setiap Bulan; Majlis Bulanan Pesantren Al-Istiqlal Tanimulya Indah(Bersama Ustadz Naimul Akmal dan Ustadz Sandra)
TMI Bandung Barat [6 Rabi’ul Akhir 1447H; 28 September 2025]. Seperti biasanya Pesantren Al Istiqlal Tanimulya Indah yang berlokasi di Jl Simbiosis No 19 Tanimulya Indah mengadakan kegiatan Majlis Bulanan rutin. Kegiatan ini diikuti oleh para santri, dewan asatidz, jamaah pengajian yang ada Bandung Barat khususnya Kecamantan Ngamprah.
Acara dimulai jam 09.00 pagi dengan kajian rutin bulanan Majelis Qubro di minggu keempat setiap bulannya yang sudah berjalan selama 6 bulan. Pengisi awal kajian adalah Ustadz Sandra (Dewan Guru Ponpes Al-Istiqlal Tanimulya Indah) membawa tema Dzikir. Dilanjutkan sholawat Barzanji oleh santri syang dipandu oleh beliau sendiri (Ustadz Sandra). Lantunan shalawat di seluruh aula pesantren, menciptakan suasana penuh haru dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Puncak acara diisi tausiyah serta kajian bulanan oleh Ustadz Nailul Akmal (Pengasuh pondok Pesantren Al-Istiqlal Tanimulya Indah). Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kejujuran, kasih sayang, dan tanggung jawab sebagai umat Islam.
“Maulid bukan hanya seremonial, tapi momentum untuk menumbuhkan kembali cinta kita kepada Rasulullah dan menjadikannya sebagai panutan utama dalam hidup,” begitu poin penting dalam ceramahnya.
Pengajian bulanan ini sekaligus menjadi ajang silaturahim antara keluarga besar pesantren dan warga sekitar. Seusai acara, panitia membagikan konsumsi kepada seluruh hadirin, dilanjutkan dengan do’a bersama yang dipimpin oleh Pimpinan Pesantren Bapak Cahaya Dhaya Mulyono (Mas Yono). Penampilan team hadroh yang memukau dari Pakuhaji dan lantunan-lantunan sholawat dari vokalisnya yang mendayu dan menenangkan hati, menutup selesainya kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen Pesantren Al-Istiqlal Tanimulya Indah dalam membina akhlak dan spiritualitas santri melalui penguatan tradisi keislaman yang penuh makna.[hero-ybtma)



