Artikel Kegiatan

Majelis Fiqih Tanimulya Indah Dalam Kebersamaan Raih Tuntunan dan Bekal Akhirat (Pengajian Mingguan Majelis Fiqih Tanimulya Indah, Bersama Ustadz Nailul Akmal)

06-001

Tanimulya (06/10) – Majelis Fiqih Tanimulya Indah yang berkiprah sejak tahun 2016, saat ini sudah menjadi wadah  warga RW. 15 Tanimulya Indah pada setiap malam Sabtu untuk secara rutin melakukan kajian dan belajar mendalami Ilmu Fiqih. Yaitu ilmu tentang hukum-hukum syariat Islam yang bersifat praktis mengenai perbuatan dan tindakan manusia, diambil dari dalil-dalil rinci seperti Al-Qur’an dan Hadis. Ruang lingkupnya sangat luas, mencakup semua aspek kehidupan Muslim, termasuk ibadah (shalat, zakat, haji), muamalah (pernikahan, jual beli, warisan), jinayah (pidana), hingga hukum yang mengatur aspek masyarakat dan negara.

Awal berdirinya majelis ini bermula dari keinginan sekelompok warga di RT.06 Tanimulya Indah yang sering kumpul bareng dimalam hari untuk merubah kebiasaan dari melakukan hal yang gaplah (sia-sia/kurang bermanfaat) kepada kegiatan yang lebih bermanfaat dan bernilai ibadah diusianya yang tidak pada lagi muda. Memang tidak mudah dalam perjalannnya, tetapi dengan semangat untuk memberikan kebermanfaatan pada lingkungan dan mecari ridho-Nya menjadi motivasi didirikannya majelis ini. Isi kajian dalam setiap pertemuanya banyak membahas masalah dan aspek kehidupan yang real dimasyarakat terakit aturan dan hukum-hukumnya dalam ilmu fiqih, sehinga diberi nama Majelis Fiqih.

Bapak Rocky AT sebagai inisiator bersama rekan-rekannya, mengadakan acara awal pengajian dengan mengundang Ustadz Nailul Akmal yang baru lulus pesantren mengisi pengajian dirumahnya. Awal pengajian berkumpul rekan-rekan beliau dan beberapa tetangga rumah saja. Seiring berjalannya waktu dan kebersamaan jamaahnya dalam mensyiarkan ilmu fiqih yang didapat dari rutin pengajiannya menjadikan Majelis Fiqih sekarang memiliki banyak jamaah dalam dan luar lingkungan RW.15 Tanimulya Indah.

Semangat tolabul ilmu jamaah dalam menambah wawasan pengetahuan serta keilmuan fiqih dibarengi penyampaian materi kajian oleh Ustadz Nailul Akmal yang ringan, hangat dan mudah dipahami di setiap pertemuan menjadikan jamaahnya asyik dan tidak bosan mengikutinya sampai akhir.

Malam itu, Suasana khusyuk dan penuh semangat tolabul ilmi kembali terlihat diwajah-wajah jamaah yang satu persatu mulai hadir dikegiatan Pengajian Mingguan Majelis Fiqih yang rutin dilaksanakan setiap hari Jum’at malam, ba’da Isya, di Rumah Bapak Rocky AT. di Jl.Okulasi No.25 RT.06 / 15 Tanimulya Indah.

Acara pengajian diawali dengan Tawasulan diikuti dengan hidmat dan khusyu oleh semua jamaah. Ditutup do’a selesai tawasulan, kemudian dilanjut coffe brake untuk sesi pertama.  Pengajian kali ini merupakan rangkaian kajian fiqih yang sudah lama berjalan tiap minggunya, Ustadz Nailul Akmal kembali membimbing jamaah dalam kajiannya. Kitab Fatul Muin adalah salah satu Kitab Fiqih yang menjadi referensi bahasan pada kajian tersebut.  

Masuk Sesi kedua, Ustadz Nailul Akmal kembali membuka kitab Fatul Muin melanjutkan bahasannya, mengenai ; najis dan sucinya air apabila didatangi ato mendatangi bangkai.

Tidak najis hukumnya air sedikit kalau kedatangan bangkai, tetapi bangkai yg tidak punya darah mengalir saat dibelah (lalat, siraru, kalajengking & cicak).Catatan; mati sendirinya dalam wadah berisi air, bukan dimatikan. *Semua bangkai adalah najis, kecuali manusia, ikan&belalang. Mayyitun ; bangkai manusia ( tidak najis), Mayyitatun ; selain manusia, ikan&belalang (najis).

Demikian sedikit potongan isi kajian Fiqih yang dibahas oleh Ustadz Nailul Akmal dalam sesi keduanya, yang setiap tema bahasan diselingi tanya jawab  jamaah dan obrolan penuh ilmu dan kehangatan. Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan literasi keislaman, Majelis Fiqih (MF) Tanimulya Indah akan terus melanjutkan pengajian ini secara konsisten setiap minggunya. Seluruh warga diundang untuk hadir dan turut mengambil manfaat dari kajian ilmu ini. Menuntut ilmu itu kewajiban, dan fiqih adalah peta hidup dalam beragama. Semoga kebersamaan dalam tolabul ilmi ini, menambah pengetahuan, wawasan keilmuan dan menjadi jalan menggapai ridho Allah SWT. Aamiiin YRA.